Menurut WHO setiap 6,5 detik satu meninggal
karena rokok. Riset memperkirakan bahwa orang yang mulai merokok pada usia
remaja (70% perokok mulai pada usia ini) dan terus menerus merokok sampai 2
dekade atau lebih, akan meninggal 20-25 tahun lebih awal dari orang yang tidak
pernah menyentuh rokok. Rokok bukan hanya menyebabkan kanker paru-paru,
penyakit jantung dan masalah kesehatan yang serius. Di bawah ini ada beberapa
efek samping akibat rokok yang jarang dipublikasikan, mulai dari ujung rambut
sampai ujung kaki.
> Penyakit Jantung
1 diantara 3 kematian di dunia diakibatkan
penyakit kardiovaskuler. Pemakaian tembakau adalah salah satu faktor resiko
terbesar untuk penyakit ini. Rokok menyebabkan jantung berdenyut lebih cepat,
menaikan resiko terjadi hipertensi dan penyumbatan arteri yang akhirnya
menyebabkan serangan jantung atau stroke.
> Tukak Lambung
Konsumsi tembakau menurunkan resistensi
terhadap bakteri yang menyebabkan tukak lambung, juga meminimalisasi kemampuan
lambung untuk menetralkan asam lambung setelah makan sehingga akan menggerogoti
dinding lambung. Tukak lambung yang diderita para perokok lebih sulit dirawat
dan disembukan.
> Disklosi Jari-jari
Tar yang terdapat pada asap rokok
terakumulasi pada jari-jari dan kuku yang meninggalkan warna kuning dan
kecoklatan.
> Kanker Uterus
Merokok dapat meningkatkan resiko kanker
servik dan uterus, rokok juga menyebabkan timbulnya masalah kesuburan pada
wanita dan berbagai komplikasi selama masa kehamilan serta kelahiran bayi.
Merokok selama masa kehamilan meningkatkan resiko kelahiran bayi dengan berat
badan rendah dan masalah kesehatan sesudahnya. Kegagalan kehamilan/abortus
terjadi 2 - 3 kali lebih besar pada wanita perokok, angka yang sama berlaku
juga untuk kelahiran/kematian karena kurang oksigen pada janin dan plasenta
yang abnormal karena tercemar oleh karbon monoksida dan nikotin dalam asap
rokok. Sindrom kematian bayi mendadak/sudden infant death juga dihubungkan
dengan pemakaian tembakau. Tambahan pula rokok dapat menurunkan kada estrogen
yang menyebabkan terjadinya manepouse dini.
> Kerusakan Sperma
Rokok dapat menyebabkan deformasi pada
sperma dan kerusakan pada DNAnya sehingga menyebabkan aborsi/anomaly
congenital. Beberapa studi menemukan bahwa pria yang merokok meningkatkan resiko
menjadi ayah dari anak yang berbakat kanker. Rokok juga memperkecil jumlah
sperma dan mengakibatkan infertilitas (kemandulan).
> Psoriasis
Berkembangnya psoriasis/inflamasi
noncotageous pada kulit yang menyisakan bercak-bercak merah berari dan gatal 2-3
kali lebih besar terjadi pada perokok.
> Penyakit Beurger
Penyakit yang juga dikenal dengan
throaboanginosis obliteran ini adalah terjadinya inflamasi pada arteri vena dan
syaraf utama kaki yang mengakibatkan terhambatnya aliran darah dan bila
dibiarkan tanpa perawatan akan mengarah ke gangren (matinya jaringan tubuh)
sehingga pasien perlu diamputasi.
> Kanker
Telah ditetapkan bahwa asap rokok
mengandung lebih dari 40 macam zat karsinogen. Kemungkinan timbulnya kanker
paru pada perokok 22 kali lebih besar dari pada non perokok, kanker hidung 2
kali lebih besar; Lidah, mulut, kelenjar ludah, dan pharynx 6 - 7 kali lebih
besar; kerongkongan 12 kali lebih besar; oseophagus 8 - 10 kali lebih besar;
larynx 10 - 18 kali lebih besar; lambung 2 - 3 kali lebih besar; ginjal 5 kali
lebih besar; kandung kemih 3 kali lebih besar; anus 5 - 6 kali lebih besar.
Pranala Luar: Departemen Kesehatan RI,
Pusat Promosi Kesehatan, 2009
0 comments:
Post a Comment