Mengapa Seseorang Merokok?



Banyak anak pada mulanya hanya ingin mencoba, ingin meniru perilaku orang dewasa (orang tua, tokoh, idola) lalu mendapat dukungan dari teman yang telah menjadi perokok, kemudian kecanduan.

Sebenarnya, ada tiga tipe perokok, yaitu perokok rutin (regular smoker), perokok sosial (social smoker), dan perokok emosional (emotional smoker), dengan kebutuhan dan pola merokok yang berbeda satu sama lain. Sesuai namanya, perokok rutin adalah mereka yang merokok secara rutin (kebiasaan) tanpa dipengaruhi situasi dan kondisi, dan perokok sosial adalah mereka yang biasanya merokok pada saat berkumpul dengan teman-teman / lingkungan pergaulan yang merokok. Sementara itu, perokok emosional biasanya hanya merokok pada saat mereka menghadapi masalah, karena merokok dianggap menenangkan / membantu menghilangkan stress.

Nah, alasan mereka memulai merokok pun bermacam-macam. Ada yang memulainya karena alasan klasik "peer presure" (ajakan teman sekolah, teman kerja), mengisi waktu, sekedar mencoba, stress menghadapi masalah, atau beragam alasan lainnya.

Seiring waktu, kegiatan merokok yang mungkin awalnya dilakukan sesekali pada saat bersama teman, atau di waktu senggang berubah menjadi rutinitas. Merokok mulai dilakukan sambil minum kopi, setelah makan siang, bahkan ada perokok yang sengaja meluangkan waktu untuk berhenti di sela-sela waktu bekerja untuk "take a cigarette break".

Merokok yang awalnya hanya sebagai pengisi waktu telah menjadi kebutuhan. Perokok merasa butuh rokok untuk berkonsentrasi, merasa tenang, atau melepas stress. Saat merokok menjadi kebutuhan, hampir semua perokok sudah lupa pada alasan awalnya merokok: yang pasti hidup terasa berbeda tanpa rokok.

Faktor yang Mendorong untuk Merokok:
(1) Ingin mencoba citarasa (menthol, capuccino, teh hitam, dll) yang dijanjikan oleh iklan rokok serta harga yang murah dan mudah didapat
(2) Ingin tampil macho, gaul, dianggap dewasa
(3) Setia kawan
(4) Persepsi bahwa rokok dapat menghilangkan rasa stress
(5) Bersosialisasi, saat berada di komunitas yang sedang merokok
(6) Mengusir rasa sepi, jenuh, galau

SHARE

Bagja Nugraha

Relawan No Tobacco Community | Social Media Planner and Strategist

  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment